Postfix Configuration - UCE Controls


Up one level | Basic Configuration | UCE Controls | Rate Controls | Resource Controls | Address Manipulation

Introduction

Postfix menawarkan berbagai jenis parameter yang membatasai pengiriman Unsolicited Commercial Email (UCE) atau Email penawaran bisnis yang tidak diminta.

Secara default, SMTP server Postfix hanya menerima email dari/ke domain atau jaringan lokal atau domain-domain yang menjadi tanggung jawab Postfix sehingga sistem anda tidak digunakan sebagai relay email dengan jumlah besar secara sembarangan oleh orang-orang yang tidak dikenal.

Dokumen ini menjelaskan cara yang lebih detail untuk anda gunakan dalam menentukan kebijakan-kebijakan anti-UCE yang dapat mencegah pengiriman email yang tidak diinginkan, misalnya dengan daftar-daftar akses yang sering ditemui pada Sendmail atau dengan menggunakan server DNS RBL (Real-Time Blackhole List).

Bila tidak dicantumkan secara eksplisit, semua parameter pada dokumen ini diletakkan pada berkas main.cf. Jika anda mengubah parameter pada Postfix yang sedang bekerja, jangan lupa untuk menjalankan perintah reload.

Header filtering

Parameter header_checks membatasi isi yang bisa disertakan pada header email. Pola-pola pengecekan diterapkan bagi keseluruhan header email, bahkan ketika sebuah header berkembang menjadi banyak baris.

Secara default, pola-pola header_checks yang sama digunakan bagi header email utama, header MIME (termasuk header pada awal bagian body email) dan bagi header-header yang terletak pada awal email yang ikut dilampirkan (attachment).

Default: 
Semua yang terletak pada header-header email diijinkan.

Syntax:
Tentukan sebuah daftar tabel pencarian. Bilamana sebuah header cocok dengan tabel, tindakan yang diambil bergantung kepada hasil pencarian:

REJECT

REJECT text...
Tolak email, catat header dan teks opsionalnya dan kirimkan teks opsional tersebut kepada pengirim email.
DUNNO

DUNNO text...
Abaikan semua pola-pola header berikutnya bagi baris header yang sedang diperiksa. Memiliki efek yang sama dengan OK yang sudah tidak dipakai lagi.
IGNORE

IGNORE text...
Hapus baris header dari email.
WARN

WARN text...
Catat (tapi tidak ditolak) header email dengan menyertakan sebuah peringatan, dan catat teks opsionalnya.
HOLD

HOLD text...
Letakkan email ke antrian. Email yang terletak pada antrian dapat diperiksa dengan perintah
postcat, dapat dihancurkan atau diambil dari antrian dengan perintah postsuper. Teks opsional akan dicatat bersama-sama dengan teks yang cocok dengan pola.
DISCARD

DISCARD text...
Klaim pengiriman sebagai sukses dan secara diam-diam menghancurkan email. Teks opsional dicatat bersama dengan teks yang cocok dengan pola.
FILTER transport:nexthop 
Setelah email masuk ke antrian, kirimkan keseluruhan pesan melewati sebuah filter isi. cara ini membutuhkan server-serevr cleanup yang berbeda antara sebelum dan sesudah melewati filter, dengan mnonaktifkan pengecekan header/body pada server cleanup kedua. Lebih detail tentang filter berdasarkan isi/content email bisa dilihat pada berkas FILTER_README. Fitur ini menggantikan setting content_filter pada berkas main.cf.
REDIRECT user@domain 
Setelah email masuk antrian, kirimkan email ke alamat yang telah ditentukan dan bukannya alamat penerima yang dimaksud email menggantikan setting FILTER.

Saat ini, menentukan sebuah pola header dengan OK, tidak memberikan keuntungan. Sebuah aturan yang diakhiri dengan OK hanya berpengaruh terhadap header yang ingin dicocokkan. Header berikutnya mungkin akan sesuai dengan aturan pada REJECT, yang menyebabkan email masih tetap ditolak.

Contoh (main.cf):
header_checks = regexp:/etc/postfix/header_checks
header_checks = pcre:/etc/postfix/header_checks

Contoh (header_checks):
/^to: *friend@public\.com$/ REJECT

Body filtering

Parameter body_checks membatasi teks yang diletakkan pada baris-baris body email.

Catatan: body email dicocokkan baris-perbaris. Tidak ada konsep multi baris seperti pada header-header email.

Default:
Semua yang terletak pada baris body email diijinkan.

Syntax:
Tentukan sebuah daftar tabel pencarian. Bilamana sebuah baris body cocok dengan tabel, tindakan yang diambil bergantung kepada hasil pencarian:

REJECT

REJECT text...
Tolak email, catat baris body dan teks opsionalnya dan kirimkan teks opsional tersebut kepada pengirim email.
WARN

WARN text... 
Catat (tapi tidak ditolak) baris body email dengan menyertakan sebuah peringatan, dan catat teks opsionalnya.
DUNNO

DUNNO text...
Abaikan semua pola-pola body berikutnya bagi baris body yang sedang diperiksa. Memiliki efek yang sama dengan OK yang sudah tidak dipakai lagi.
IGNORE

IGNORE text...
Hapus baris body dari email.
HOLD

HOLD text... 
Letakkan email ke antrian. Email yang terletak pada antrian dapat diperiksa dengan perintah postcat, dapat dihancurkan atau diambil dari antrian dengan perintah postsuper. Teks opsional akan dicatat bersama-sama dengan teks yang cocok dengan pola.
DISCARD

DISCARD text...
Klaim pengiriman sebagai sukses dan secara diam-diam menghancurkan email. Teks opsional dicatat bersama dengan teks yang cocok dengan pola.
FILTER transport:nexthop
Setelah email masuk ke antrian, kirimkan keseluruhan pesan melewati sebuah filter isi. cara ini membutuhkan server-serevr cleanup yang berbeda antara sebelum dan sesudah melewati filter, dengan menonaktifkan pengecekan header/body pada server cleanup kedua. Lebih detail tentang filter berdasarkan isi/content email bisa dilihat pada berkas FILTER_README. Fitur ini menggantikan setting content_filter pada berkas main.cf.
REDIRECT user@domain 
Setelah email masuk antrian, kirimkan email ke alamat yang telah ditentukan dan bukannya alamat penerima yang dimaksud email menggantikan setting FILTER.

Saat ini, menentukan sebuah pola dengan OK, tidak memberikan keuntungan. Sebuah aturan yang diakhiri dengan OK hanya berpengaruh terhadap baris yang ingin dicocokkan. Baris berikutnya mungkin akan sesuai dengan aturan pada REJECT, yang menyebabkan email masih tetap ditolak.

Contoh (main.cf):
body_checks = regexp:/etc/postfix/body_checks
body_checks = pcre:/etc/postfix/body_checks

Client hostname/address restrictions

Parameter smtpd_client_restrictions membatasi asal klien bagi koneksi SMTP.

Secara default pembatasan ini diterapkan ketika klien mengirimkan perintah RCPT TO. Agar pembatasan yang baru dibuat dapat memberikan pengaruh secepat mungkin, tentukan parameter smtpd_delay_reject = no pada berkas konfigurasi main.cf. Namun hal tersebut bisa menyebabkan hasil yang tidak diharapkan bila diterapkan pada perangkat lunak dengan implementasi yang buruk.

Default:
smtpd_client_restrictions =
Koneksi SMTP dari semua klien diperbolehkan.
Syntax:
Tentukan sebuah daftar pembatasan, dipisahkan oleh spasi dan koma. Pembatasan diterapkan berdasarkan urutan yang telah ditentukan;pembatasan pertama yang cocok akan menentukan tindakan yang diambil.

Sebagai tambahan bagi pembatasan yang dikhususkan bagi alamat namah host atau IP tertentu, anda bisa membuat daftarnya pada parameter ini yang
didasarkan pada informasi yang dilewatkan dengan perintah

HELO/EHLO, didasarkan pada sender address atau didasarkan pada recipient address.  Pembatasan yang didasarkan pada HELO/EHLO, pengirim atau penerima akan memberikan pengaruh hanya jika smtpd_delay_reject = yes sehingga semua pembatasan akan dievaluasi setelah perintah RCPT TO.
Contoh:
smtpd_client_restrictions = hash:/etc/postfix/access, reject_rbl_client relays.mail-abuse.org (bayar)
smtpd_client_restrictions = hash:/etc/postfix/access, reject_rbl_client relays.ordb.org (gratis)
smtpd_sender_restrictions = hash:/etc/postfix/access, reject_rhsbl_sender dsn.rfc-ignorant.org (gratis)
smtpd_client_restrictions = permit_mynetworks, reject_unknown_client
Restrictions:
reject_unknown_client 
Menolak permintaan ketika alamat IP klien tidak memiliki catatan PTR (alamat ke nama) pada DNS, atau ketika catatan PTR tidak memiliki catatan A (nama ke alamat) yang cocok. Parameter unknown_client_code menentukan tanggapan kepada permintaan yang ditolak (default: 450).
permit_mynetworks
Memperbolehkan permintaan ketika alamat IP klien cocok dengan setiap jaringan yang terdaftar pada
$mynetworks.

reject_rbl_client domain.tld=127.0.0.2
reject_rbl_client domain.tld 
Menolak permintaan ketika alamat jaringan klien yang telah diubah nama host ke alamat IP, terdaftar sebagai catatan A domain.tld. Tambahkan alamat di akhir server nama domain (DNS) RBL untuk memilih alamat tertentu untuk mendapatkan berbagai macam hasil. Parameter maps_rbl_reject_code menentukan kode tanggapan bagi permintaan yang ditolak (default: 554),  parameter
default_rbl_reply menentukan balasan server secara default dan parameter rbl_reply_maps  menentukan tabel-tabel yang berisikan balasan-balasan yang disusun berdasarkan domain RBL.

reject_rhsbl_client domain.tld=127.0.0.2
reject_rhsbl_client domain.tld
Menolak permintaan ketika nama host klien terdaftar sebagai catatan A domain.tld. Lihat bagian diatas untuk informasi lebih lanjut tentang parameter-parameter konfigurasi yang berhubungan dengan RBL. Tambahkan alamat ke akhir server nama domain (DNS) untuk memilih alamat tertentu untuk mendapatkan berbagai macam hasil.
check_client_access maptype:mapname
maptype:mapname
Mencari
access database bagi pengaksesan nama host, domain atas, alamat IP klien atau jaringan-jaringan yang didapat dengan cara menghilangkan bit oktet paling belakang.

permit
defer
reject
warn_if_reject
reject_unauth_pipelining
check_policy_service
Lihat generic restrictions.

Require HELO (EHLO) command

Parameter smtpd_helo_required menentukan jika klien-klien harus mengirimkan sebuah perintah HELO (atau EHLO) pada awal dari sesi SMTP. Keadaan ini akan menghentikan beberapa perangkat-perangkat lunak yang menyebabkan UCE. 
Default:
smtpd_helo_required = no  
Secara default,
SMTP server Postfix tidak menggunakan penggunaan HELO (EHLO).
Syntax:
Tentukan dengan yes atau no.
Contoh:
smtpd_helo_required = yes

HELO (EHLO) hostname restrictions

Parameter smtpd_helo_restrictions membatasi hostname yang mungkin dikirimkan client dengan perintah HELO (EHLO). Beberapa perangkat lunak UCE dapat dihentikan dengan pembatasan di sini.

Secara default, pembatasan ini diterapkan ketika client mengirimkan perintah RCPT TO. Agar pembatasan berpengaruh secepat mungkin, tentukan smtpd_delay_reject = no dalam berkas konfigurasi Postfix main.cf. Dengan melakukan hal tersebut dapat menyebabkan hasil yang tidak terduga pada perangkat lunak client yang diimplementasikan secara buruk.

Default:
smtpd_helo_restrictions =

Secara default,
server SMTP Postfix menerima sampah yang dihasilkan oleh perintah HELO (EHLO). Banyak perangkat lunak yang buruk atau tidak terkonfigurasi dengan baik di Internet.

Sintaks:
Tentukan daftar tanpa atau lebih dari satu pembatasan, dipisahkan dengan spasi kosong atau koma. Pembatasan diterapkan dalam urutan yang telah ditentukan; pembatasan pertama yang cocok akan mendapatkannya.

Di samping pembatasan khusus tersebut untuk parameter perintah HELO (EHLO), Anda dapat mendaftar di sini pembatasan sembarang dalam hostname client, alamat client, alamat pengirim atau alamat penerima. Pembatasan pengirim dan penerima berpengaruh hanya jika smtpd_delay_reject = yes jadi semua pembatasan dievaluasi setelah perintah RCPT TO.

Contoh:
smtpd_helo_restrictions = permit_mynetworks, reject_invalid_hostname

Pembatasan:

reject_invalid_hostname
Menolak permintaan ketika parameter HELO atau EHLO client mempunyai sintaks hostname yang buruk. Parameter invalid_hostname_reject_code menentukan kode respon untuk menolak permintaan (default: 501).

reject_unknown_hostname
Menolak permintaan ketika hostname dalam perintah HELO (EHLO) client tidak mempunyai record DNS A atau MX. Parameter unknown_hostname_reject_code menentukan kode respon untuk menolak permintaan-permintaan (default: 450).

reject_non_fqdn_hostname
Menolak permintaan ketika hostname dalam perintah HELO (EHLO) client tidak dalam bentuk fully-qualified domain, seperti yang disebutkan dalam RFC. Parameter non_fqdn_reject_code menentukan kode respon untuk menolak permintaan-permintaan (default: 504).

check_helo_access maptype:mapname
maptype:mapname
Pencarian
akses databasebernama untuk hostname atau domain parent HELO.

check_helo_ns_access maptype:mapname
check_helo_mx_access maptype:mapname
Menerapkan
akses database yang ditentukan ke server DNS (atau MX) untuk hostname atau domain disertakan pada perintah HELO (atau EHLO).

Catatan: Hasil OK tidak diijinkan untuk alasan keamanan.

reject_rhsbl_helo domain.tld=127.0.0.2
reject_rhsbl_helo domain.tld
Menolak permintaan ketika hostname HELO (atau EHLO) terdaftar dengan record A di bawah domain.tld. Lihat di atas untuk tambahan parameter konfigurasi yang berhubungan dengan RBL. Menambahkan alamat ke nama domain server RBL untuk memilih alamat khusus dari hasil yang bernilai banyak. Parameter maps_rbl_reject_code menentukan respon kode untuk permintaan yang ditolak (default: 554), parameter
default_rbl_reply menentukan balasan default server, dan parameter rbl_reply_maps menentukan tabel dengan balasan server terdaftar oleh domain RBL.

permit
defer
reject
warn_if_reject
reject_unauth_pipelining
check_policy_service
Lihat pembatasan yang umum.

Require strict RFC 821-style envelope addresses

Parameter strict_rfc821_envelopes mengendalikan bagaimana tolerannya Postfix kepada alamat yang diberikan dalam perintah MAIL FROM or RCPT TO. Sayang sekali, program Sendmail yang dipergunakan luas, tahan terhadap banyak sifat yang tidak standar, jadi banyak perangkat lunak menghindarinya. Kedisiplinan pada RFC tidak hanya menghentikan mail yang tidak diinginkan, tapi juga menahan mail sah dari aplikasi-aplikasi mail yang ditulis dengan buruk.

Default:
strict_rfc821_envelopes = no

Secara default,
server SMTP Postfix menerima bentuk alamat sembarang yang dapat dimengerti, termasuk bentuk alamat yang berisi komentar gaya RFC 822, atau alamat-alamat yang tidak dilingkupi <>. Banyak perangkat lunak yang buruk atau tidak terkonfigurasi dengan baik di Internet.

Contoh:
strict_rfc821_envelopes = yes

Sender address restrictions

Parameter smtpd_sender_restrictions membatasi alamat pengirim yang diterima sistem pada perintah MAIL FROM.

Secara default, pembatasan ini diterapkan ketika client mengirimkan perintah RCPT TO. Supaya pembatasan berpengaruh secepat mungkin, tentukan smtpd_delay_reject = no dalam berkas konfigurasi main.cf Postfix. Dengan melakukan hal tersebut dapat menyebabkan hasil yang tidak terduga pada perangkat lunak client yang diimplementasikan secara buruk.

Default:
smtpd_sender_restrictions =

Secara default,
server SMTP Postfix menerima alamat pengirim sembarang.

Sintaks:
Tentukan daftar tanpa atau lebih dari satu pembatasan, dipisahkan dengan spasi kosong atau koma. Pembatasan diterapkan dalam urutan yang telah ditentukan; pembatasan pertama yang cocok akan mendapatkannya.

Di samping pembatasan yang khusus untuk alamat mail pengirim, Anda dapat pula menentukan pembatasan berdasarkan informasi yang dilewatkan pada perintah HELO/EHLO, dalam hostname client atau alamat jaringan, atau dalam alamat penerima. Pembatasan penerima berpengaruh hanya jika smtpd_delay_reject = yes jadi semua pembatasan dievaluasi setelah perintah RCPT TO.

Contoh:
smtpd_sender_restrictions = hash:/etc/postfix/access, reject_unknown_sender_domain

Pembatasan:
reject_unknown_sender_domain
Menolak permintaan ketika alamat mail penerima tidak mempunyai record DNS A atau MX. Parameter unknown_address_reject_code menentukan respon kode untuk menolak permintaan (default: 450). Respon selalu 450 dalam kasus kesalahan temporer DNS.

reject_unverified_sender
Menolak permintaan ketika mail untuk alamat pengirim diketahui bounce, atau ketika tujuan alamat pengirim tidak dapat dicapai. Verifikasi informasi alamat diatur oleh server
verify(8). Parameter unverified_sender_reject_code menentukan respon ketika suatu alamat diketahui bounce (default: 450, ubah ke 550 ketika Anda yakin aman untuk melakukannya). Postfix menjawab dengan 450 ketika sebuah pemeriksaan alamat gagal karena masalah temporer.

reject_rhsbl_sender domain.tld
Menolak permintaan ketika domain alamat mail pengirim terdaftar dengan record A di bawah domain.tld. Parameter maps_rbl_reject_code menentukan kode respon untuk permintaan yang ditolak (default: 554), parameter
default_rbl_reply menentukan balasan server default, dan parameter rbl_reply_maps menentukan tabel dengan balasan server yang diurutkan oleh domain RBL.

check_sender_access maptype:mapname
maptype:mapname
Pencarian
akses database bernama untuk alamat mail pengirim, domain pengirim dan domain parent, atau localpart@.

check_sender_ns_access maptype:mapname
check_sender_mx_access maptype:mapname
Menerapkan
akses database tertentu ke server DNS (atau MX) untuk hostname atau domain yang diberikan pada perintah MAIL FROM.

Catatan: Hasil OK tidak diijinkan untuk alasan keamanan.

reject_non_fqdn_sender
Menolak permintaan ketika alamat dalam perintah MAIL FROM client tidak dalam bentuk fully-qualified domain. Parameter non_fqdn_reject_code menentukan kode respon untuk menolak permintaan (default: 504).

reject_sender_login_mismatch
Menolak permintaan ketika
$smtpd_sender_owner_maps menentukan pemilik untuk alamat MAIL FROM, tetapi client tidak (SASL) logged in seperti pemilik alamat MAIL FROM; atau ketika client (SASL) logged in, tetapi nama login client tidak memiliki alamat MAIL FROM yang mengacu pada $smtpd_sender_login_maps.

permit
defer
reject
warn_if_reject
reject_unauth_pipelining
check_policy_service
Lihat pembatasan yang umum.

Recipient address restrictions

Parameter smtpd_recipient_restrictions membatasi alamat-alamat penerima yang diterima sistem dalam perintah RCPT TO.
Default:
smtpd_recipient_restrictions = permit_mynetworks, reject_unauth_destination

Secara default,
server SMTP Postfix me-relay mail:

Selain yang disebutkan di atas, server SMTP Postfix secara default menerima mail dimana Postfix merupakan tujuan akhirnya:

Sintaks:
Tentukan daftar tanpa atau lebih dari satu pembatasan, dipisahkan dengan spasi kosong atau koma. Pembatasan diterapkan dalam urutan yang telah ditentukan; pembatasan pertama yang cocok akan mendapatkannya.

Di samping pembatasan yang dikhususkan untuk alamat mail penerima, Anda dapat pula menentukan pembatasan berdasarkan alamat mail pengirim, dalam informasi yang dilewatkan pada perintah HELO/EHLO, dan pada hostname client atau alamat jaringan.

Contoh:
smtpd_recipient_restrictions = permit_mynetworks, reject_unauth_destination

Catatan: Anda harus menentukan paling tidak satu dari pembatasan berikut: reject, defer, defer_if_permit, atau reject_unauth_destination. Sebaliknya Postfix akan menolak untuk menerima mail.

Restrictions:
permit_auth_destination
Ijinkan request ketika salah satu hal berikut ini terpenuhi:

reject_unauth_destination
Tolak request ketika salah satu hal berikut ini terpenuhi: Parameter relay_domains_reject_code menentukan kode respon untuk request yang ditolak (default: 554).

permit_mx_backup
Ijinkan request jika mail sistem loka adalah MX host untuk domain alamat tujuan. Hal ini termasuk jika jika mail system adalah alamat tujuan terakhir. Meskipun demikian, server SMTP tidak akan meneruksan email untuk alamat email yang mempunyai informasi . (contoh: user@elsewhere@domain),

Gunakan parameter

permit_mx_backup_networks untuk memaksa primary MX hosts harus sesuai dengan daftar dari network blocks.

Parameter-parameter yang berkaitan: permit_mx_backup_networks, $mydestination, $inet_interfaces.

check_recipient_access maptype:mapname
maptype:mapname
Lakukan pencarian pada access database untuk alamat tujuan, domain penerima atau domain induk, atau localpart@.

check_recipient_ns_access maptype:mapname
check_recipient_mx_access maptype:mapname
Terapkan 
access database kepada DNS servers (atau MX hosts) dari host atau domain yang diberikan pada perintah RCPT TO.
Catatan: result OK tidak diijinkan dengan alasan kemanan.

check_recipient_maps
Tolak request ketika alamat penerima tidak terdaftar pada salah satu tabel lookups dibawah ini:
Recipient domain matches Recipient lookup table
$mydestination or $inet_interfaces $local_recipient_maps
$virtual_alias_domains $virtual_alias_maps
$virtual_mailbox_domains $virtual_mailbox_maps
$relay_domains $relay_recipient_maps
Catatan 1: seting $local_recipient_maps atau $relay_recipient_maps yang kosong berarti tidak ada pemeriksaan penerima yang dilakukan terhadap domain yang bersangkutan.

Catatan 2: Postfix menerapkan restriksi check_recipient_maps secara implisit pada akhir recipient restrictions.

reject_multi_recipient_bounce
Tolak request jika envelope envelope adalah null address, dan messagenya mempunyai envelope recipients yang banyak. Parameter multi_recipient_bounce_reject_code menentukan kode respon untuk request yang ditolak (default: 550).

reject_unknown_recipient_domain
Tolak request ketika alamat penerima email tidak memiliki DNS A record atau MX record. Parameter unknown_address_reject_code menentukan kode respon untuk request yang ditolak (default: 450). Responnya selalu  450 jika terjadi temporary DNS error.

reject_unverified_recipient
Tolak request ketika email yang ditujukan ke suatu penerima diketahui akan dibounce, atau ketika tujuan alamat penerima tidak bisa dicapai. Informasi verifikasi alamat-alamat tersebut dikelola oleh server
verify(8). Parameter unverified_recipient_reject_code menentukan respon ketika sebuah alamat diketahui merupakan bounce (default: 450, ganti menjadi 550 ketika anda yakin aman untuk melakukannya). Postfix mengembalikan nilai 450 ketika suatu address probe gagal karena sesuatu masalah yang sifatnya sementara.

reject_rhsbl_recipient domain.tld
Tolak request ketika alamat domain penerima terdaftar sebagai A record pada domain.tld. Parameter maps_rbl_reject_code menentukan kode respon untuk request yang ditolak (default: 554), parameter
default_rbl_reply menentukan default server reply, dan parameter rbl_reply_maps menentukan tabel dengan reply dari server yang diindeks berdasarkan RBL domain.

reject_non_fqdn_recipient
Tolak request ketika alamat pada perintah RCPT TO dari client tidak dalam bentuk fully-qualified domain. Parameter non_fqdn_reject_code menentukan respon kode untuk request yang ditolak (default: 504).

permit
defer
reject
warn_if_reject
reject_unauth_pipelining
check_policy_service
Lihat generic restrictions.

ETRN command restrictions

Bukan termasuk pembatasan UCE yang sesungguhnya, parameter smtpd_etrn_restrictions membatasi domain yang bagaimana yang bisa digunakan pada perintah ETRN, dan client yang bagaimana yang bisa melakukan perintah ETRN.
Default:
smtpd_etrn_restrictions =

Defaultnya, 
SMTP server  Postfix menerima sembarang perintah ETRN dari semua client. 

Sintaks:
Tentukan daftar dari kosong ata lebih pembatasan, dipisahkan oleh spasi atau koma. Pembatasan diterapkan berdasarkan urutan; dimana jika tepat untuk pertama kalinya maka akan menang.

Sebagai tambahan untuk pembatasan kepada ETRN domain names, anda bisa menentukan pembatasan berdasar pada informasi yang dilewatkan melalu  HELO/EHLO command , dan dari client hostname atau network address .

Contoh:
smtpd_etrn_restrictions = permit_mynetworks, hash:/etc/postfix/etrn_access, reject

Restrictions:
check_etrn_access maptype:mapname
maptype:mapname
Pencarian pada
access databaseuntuk domain yang ditentukan dalam perintay ETRN, atau domain induknya.

permit
defer
reject
warn_if_reject
reject_unauth_pipelining
check_policy_service
Lihat generic restrictions.

Generic restrictions

Instruksi-instruksi dibawah ini dapat digunakan untuk client hostnames atau addresses, untuk HELO (EHLO) hostnames, untuk alamat pengirim atau penerima email.
Restrictions:

permit
Ijinkan request. Pembatasan ini berguna pada akhir daftar pembatasan untuk membuat default policy explicit.

defer
Tunda request. Client harus mencobanya lain waktu. Pembatasan ini berguna pada akhir daftar pembatasan untuk membuat default policy explicit. 

reject
Tolak reques. Pembatasan ini berguna pada akhir daftar pembatasan untuk membuat default policy explicit. Parameter reject_code  menentukan kode respon untuk request yang ditolak (default: 554).

warn_if_reject
Ubah arti pembatasan berikutnya, sehingga ia akan menulis logs peringatan, bukan request yang ditolak (lihat record di logfile yang mengandung "reject_warning"). Hal ini berguna untuk mencoba pembatasan baru pada lingkungan "live" tanpa beresiko untuk kehilangan email.

reject_unauth_pipelining
Tolak request ketika suatu client mengirimkan perintah SMTP pada sejumlah waktu tanpa mengetahui bahwa sebenarnya Postfix mendukung SMTP command pipelinig. Hal ini akan menghentikan email dari software bulk mail yang menggunakan SMTP command pipelining secara tidak tepat untuk mempercepat proses pengiriman.

check_policy_service inet:host:port
check_policy_service unix:pathname
Lakukan query ke server yang ditentukan dengan daftar atribut yang akan menentukan (jika tersedia) mail protocol (SMTP atau ESMTP), queue file name, protocol state (CONNECT, HELO, EHLO, MAIL, RCPT, ETRN), client network address, hostname yang diberikan pada perintah HELO atau EHLO, alamat email pengirim, alamat email penerima. Server diharapkan mengembalikan action seperti halnya action yang ditemukan pada tabel Postfix
access.

Contoh:

check_policy_service inet:localhost:9998
check_policy_service unix:private/policy
check_policy_service unix:/some/where

Additional UCE control parameters

default_rbl_reply
Default template reply yang digunakan ketika request dari client SMTP ditolah oleh sebuah pembatasan reject_rbl atau reject_rhsbl. Reply template tergantung tepat pada satu level dari subtitusi $name macro seperti yang dijelaskan dibawah ini. Parameter smtpd_expansion_filter menentukan sekumpulan karakter yang diijinkan dalam pengembangan $name macro. Karakter-karakter diluar yang diijinkan diganti dengan "_".

Default:
default_rbl_reply = $rbl_code Service unavailable; $rbl_class [$rbl_what] blocked using $rbl_domain${rbl_reason?; $rbl_reason}

Selain bentuk $name anda bisa menggunakan ${name}atau $(name).

Macro expansion syntax:
$client
Client hostname dan IP address, ditampilkan dalam name[address].
$client_name
Client hostname atau unknown.
$client_address
Client IP address.
$helo_name
Hostname yang diberikan pada perintah HELO atau EHLO, atau string kosong ketika tidak ada perintah HELO atau EHLO yang diberikan.
$sender
Alamat pengirim, atau <> jika merupakan null address.
$sender_name
Localpart alamat pengirim, atau <> jika merupakan null address.
$sender_domain
Alamat domain pengirim, atau string kosong jika tidak ada domain yang tersedia.
$recipient
Alamat penerima, atau <> jika merupakan null address.
$recipient_name
Localpart alamat penerima, atau <> jika merupakan null address.
$recipient_domain
Alamat domain penerima, atau string kosong jika tidak ada domain yang tersedia.
$rbl_what
Entiti blacklist: sebuah IP address, hostname, domain name, atau alamat email dimana domain tersebut diblacklist.
$rbl_domain
Domain RBL dimana $rbl_what diblacklist dengan sebuah A record.
$rbl_reason
Alasan kenapa $rbl_what diblacklist, atau string kosong ketika tidak ada informasi yang tersedia.
$rbl_class
Tipe entiti blacklist: Client hostname, perintah Helo, alamat pengirim, atau alamat penerima.
$rbl_code
Kode reply numeric dari server, seperti yang ditentukan pada parameter maps_rbl_reject_code (default: 554).
All other text
Salin tanpa mengubahnya, dengan pengecualian dari kondisi macro expansion seperti yang dijelaskan dibawah ini.

Conditional macro expansion syntax:

${name?text}
perluasan ke text jika $name tidak kosong.
${name:text}
perluasan ke text jika $name kosong.

permit_mx_backup_networks
Batasi penggunaan dari fitur relay control
permit_mx_backupke tujuan-tujuan dimana primary MX hostnya sesuau dengan daftar dari network blocks.

Default:
permit_mx_backup_networks =

Semua network diijinkan secara default.

Syntax:
Tentukan daftar dari network blocks dalam notasi CIDR (network/mask), sebagai contoh:

permit_mx_backup_networks = 168.100.0.0/16

Anda bisa juga menggunakan absolut pathname dari pola-pola di sebuah file ataupun daftar dari pola-pola tersebut pada file main.cf.

rbl_reply_maps
Parameter ini mementukan tabel lookup dengan RBL reply template yang diindeks berdasarkan RBL domain name. Jika tidak ada template yang ditemukan maka
default_rbl_replyakan digunakan.

Default:
rbl_reply_maps =

Defaultnya, Postfix selalu menggunakan template default_rbl_reply.

Syntax:
Tentukan kosong ata lebih tabel lookup type:name lookup, dipisahkan oleh spasi dan/atau koma. Untuk sintaks dari template reply strings, lihat penjelasan parameter default_rbl_reply.
relay_domains 
Parameter ini mengendalikan perilaku dari pembatasan
reject_unauth_destinationdan permit_auth_destinationyang bisa muncul sebagai bagian dari daftar pembatasan pada alamat penerima.

Default:
relay_domains = $mydestination 

Defaultnya, SMTP server  Postfil merelay email:

  • dari client yang dipercaya yang memiliki IP address yang sesuai dengan $mynetworks,
  • dari client yang tidak dipercaya ke tujuan yang sesuai dengan $relay_domains atau subdomainnya, kecuali untuk alamat-alamat yang mengandung sender-specified routing (user@elsewhere@domain).

Syntax:
Tentukan kosong atau lebih domain-domain, pola /file/name dan/atau tabel lookup type:name, dipisahkan dengan spasi dan/atau koma. Sebuah /file/name diganti dengan isinya; request terhadap tabel lookup type:name akan dilakukan alih-alih perbanding dari suatu string.

Sebuah host atau alamat tujuan yang sesuai dengan $relay_domains ketika nama atau domain induknya sesuau dengan sembarang names, files atau tabel lookup yang didaftar pada $relay_domains.

smtpd_sender_login_maps
Parameter ini menentukan kepemilikan dari alamat MAIL FROM, sebagai alamat yang digunakan pada pembatasan alamat pengirim
reject_sender_login_mismatch.

Default:
smtpd_sender_login_maps =

Syntax:
Tentukan kosong atau lebih tabel lookup type:name, dipisahkan oleh spasi atau/dan koma. Maps dicari berdasarkan urutan. Tabel regexp juga diperbolehkan.

Setiap entry pada map menentukan sebuah alamat pengirim dan login name yang mempunyai alamat yang berkaita. Urutan pencariannya adalah:

user@domain owner
Bentuk ini mempunyai prioritas tertinggi.

user owner
Hal ini akan sesuai dengan user@site ketika site adalah sama dengan $myorigin, ketika site terdaftar pada $mydestination, atau ketika terdaftar pada $inet_interfaces.

@domain owner
Hal ini akan sesuai dengan semua alamat domain yang ditentukan, dan mempunya prioritas terendah.

Up one level | Basic Configuration | UCE Controls | Rate Controls | Resource Controls | Address Manipulation