Bila tidak dituliskan khusus, semua parameter yang dijelaskan di sini terdapat dalam file main.cf. Jika Anda mengubah parameter dari sistem Postfix yang sedang beroperasi, jangan lupa menjalankan perintah postfix reload.
Semua mail:
Pengiriman lokal:
Anda sebaiknya tidak mematikan fitur ini, karena banyak komponen
Postfix
yang beranggapan bahwa semua address berbentuk user@domain.
Jika komputer Anda bukan komputer utama untuk $myorigin dan
Anda ingin agar beberapa user mailnya dikirim secara lokal tanpa
melalui komputer utama tersebut, buatlah sebuah entry dalam tabel virtual yang mengalihkan (me-redirect)
user@$myorigin ke user@$myhostname.
Sebagian orang akan berpendapat bahwa mengubah host menjadi
host.$mydomain itu tidak baik. Itu sebabnya fitur ini bisa
dimatikan. Yang lain menyukai kepraktisannya, yaitu domain lokal
akan ditambahkan secara otomatis.
Pemetaan canonical secara default dimatikan. Untuk mengaktifkannya, edit parameter canonical_maps dalam file main.cf dan berikan satu atau lebih tabel lookup, dipisahkan dengan whitespace atau koma. Misalnya:
Selain pemetaan canonical yang dilakukan baik terhadap address pengirim (sender) maupun penerima (recipient), Anda dapat menetapkan pemetaan canonical yang dilakukan hanya terhadap address pengirim atau hanya terhadap address penerima. Misalnya:
Pemetaan canonical pengirim dan penerima dilakukan sebelum pemetaan canonical yang umum.
Penulisan ulang untuk address pengirim saja berguna waktu Anda ingin
mengubah address pengirim yang buruk kelihatannya menjadi address yang
lebih cantik, sementara ingin agar tetap dapat mengirim mail ke
address-address yang buruk tadi tanpa menciptakan loop mailer.
Address masquerading secara default dimatikan. Untuk mengaktifkannya,
edit parameter masquerade_domains dalam file main.cf
file
dan berikan satu atau lebih nama domain, dipisahkan dengan whitespace
atau koma. List ini diproses dari kiri ke kanan, dan proses berhenti
pada entry pertama yang cocok. Jadi,
Nama domain yang didahului ! berarti jangan menyamarkan domain ini
atau subdomainnya. Jadi,
Parameter konfigurasi masquerade_exceptions menyatakan user
name mana yang harus dikecualikan waktu melakukan address
masquerading. Berikan list dari user name, pola /nama/file atau
tipe:tabel, dipisahkan dengan koma dan/atau whitespace. List ini akan
dicocokkan dari kiri ke kanan, dan berhenti pada entry pertama yang
cocok. Nyatakan dengan !nama untuk mengecualikan sebuah nama dari
list itu. Pola /nama/file akan digantikan oleh isi file tersebut;
pola tipe:tabel dicocokkan jika sebuah nama cocok dengan sebuah lookup
key (sisi sebelah kanan diabaikan). Lanjutkan baris yang panjang
dengan memulai baris berikutnya dengan whitespace. Misalnya,
Secara default, Postfix tidak membuat pengecualian apapun.
Poin yang samar: secara default, address masquerading dijalankan hanya
terhadap message headers dan envelope sender addresses, namun tidak
terhadap envelope recipients. Ini memungkinkan Anda untuk memakai
address masquerading pada komputer mail gateway, sementara tetap dapat
mem-forward mail dari luar kepada user di komputer-komputer
individual.
Untuk membuat envelope recipient addresses juga dikenai masquerading,
nyatakan (hanya tersedia pada versi Postfix setelah 20010802):
Jika Anda melakukan ini, Postfix tidak dapat lagi menghantarkan mail
ke komputer-komputer individual.
Virtual aliasing secara default dimatikan. Untuk mengaktifkannya,
edit parameter virtual_alias_maps dalam file main.cf dan
berikan satu atau lebih tabel lookup, dipisahkan dengan whitespace
atau koma. Misalnya:
Address yang didapati pada pemetaan virtual alias akan menjalani
siklus pemetaan virtual aliasing sekali lagi, namun tidak lagi
menjalani pemetaan canonical, guna menghindari terjadinya loop.
Lookup menggunakan tabel transport secara default dimatikan. Untuk
mengaktifkannya, edit parameter transport_maps dalam file
main.cf dan berikan satu atau lebih tabel lookup, dipisahkan
dengan whitespace atau koma. Misalnya,
Address masquerading
Address masquerading (penyamaran address) adalah sebuah metode untuk
menyembunyikan semua host dalam sebuah domain di balik mail gateway,
dan membuat seolah-olah mail itu dikirim dari gateway sendiri, bukan
dari masing-masing komputer.
masquerade_domains = foo.example.com example.com
akan mengubah any.thing.foo.example.com menjadi foo.example.com,
tetapi mengubah any.thing.else.example.com menjadi example.com.
masquerade_domains = !foo.example.com example.com
tidak mengubah any.thing.foo.example.com dan foo.example.com,
namun mengubah any.thing.else.example.com menjadi example.com.
Virtual address aliasing
Setelah melakukan pemetaan canonical dan masquerade, daemon cleanup menggunakan tabel virtual alias untuk mengalihkan
(me-redirect) mail bagi semua penerima, baik lokal maupun remote.
Pemetaan ini hanya berpengaruh terhadap envelope recipients, tidak
terhadap message headers atau envelope senders. Virtual alias lookup
berguna untuk mengalihkan mail yang ditujukan ke virtual alias domain
kepada mailbox user yang sebenarnya, dan untuk mengalihkan mail yang
ditujukan ke domain yang sudah tidak eksis lagi. Virtual alias lookup
juga dapat digunakan untuk mengubah Firstname.Lastname
kembali menjadi login name UNIX, meskipun tampaknya aliases lokal lebih tepat untuk ini.
Mail transport switch
Setelah daemon penulisan ulang dan penerjemahan address menetapkan
tujuan dari sebuah message, ia menentukan metode pengiriman default
bagi tujuan tersebut. Postfix menetapkan empat kelas address utama,
masing-masing dengan metode pengiriman defaultnya.
Tabel opsional transport membatalkan
metode pengiriman pesan yang default (tabel ini digunakan oleh daemon
penulisan ulang dan penerjemahan addrees). Tabel transport dapat
digunakan untuk mengirim mail ke situs-situs tertentu lewat
UUCP, atau untuk mengirim mail ke sistem mail yang benar-benar
tidak berfungsi baik, yang hanya dapat menangani satu koneksi SMTP
pada satu waktu (ya, sistem seperti ini benar-benar ada dan
orang-orang dulu mengeluarkan uang untuk sistem ini)
Tujuan cocok dengan Agen
pengiriman default Parameter pengatur
$mydestination atau
$inet_interfaces
local
$local_transport
$virtual_mailbox_domains
virtual
$virtual_transport
$relay_domains
relay (klon dari smtp)
$relay_transport
tak satu pun
smtp
$default_transport
Relocated users table
Selanjutnya, daemon penulisan ulang dan penerjemahan address
mencocokkan tiap nama penerima dengan database relocated. Tabel ini menyediakan
informasi tentang bagaimana mencapai user yang sudah tidak mempunyai
account lagi, atau apa yang harus dilakukan terhadap mail yang
ditujukan ke seluruh domain yang sudah tidak ada lagi. Bila sebuah
mail dikirimkan ke address yang tertera dalam tabel ini, message itu
akan dikembalikan dengan pesan yang informatif.
Lookup untuk relocated user secara default dimatikan. Untuk mengaktifkannya, edit parameter relocated_maps dalam file main.cf dan berikan satu atau lebih tabel lookup, dipisahkan dengan whitespace atau koma. Misalnya,
Lookup alias secara default diaktifkan. Konfigurasi default tergantung pada environment sistem, namun biasanya salah satu dari yang berikut ini:
Path ke file alias database diatur lewat parameter konfigurasi alias_database. Nilai parameter ini tergantung kepada sistem. Biasanya adalah salah satu dari yang berikut ini:
Demi alasan keamanan, pengiriman yang ditujukan kepada command dan
file dijalankan dengan hak dari pemilik alias database. Sebuah userid
yang default, default_privs, digunakan untuk pengiriman kepada
command/file di alias yang dipunyai oleh root-owned.
Sebagai pilihan lain, mail bagi penerima yang tidak eksis dapat
didelegasikan ke sebuah message transport yang sama sekali berbeda,
seperti yang ditentukan oleh parameter konfigurasi
fallback_transport. Untuk lengkapnya, lihat keterangan tentang
agen pengiriman local.
Catatan: jika Anda menggunakan fitur luser_relay untuk menerima
mail bagi account non-UNIX, Anda harus menuliskan:
luser_relay dapat menetapkan satu address. Address ini akan
dikenai ekspansi $name. Contoh-contoh yang paling berguna
adalah:
Per-user .forward files
User dapat mengatur pengiriman mailnya sendiri dengan menetapkan
address-address tujuan di dalam file yang disebut .forward di
home directory mereka. Sintaks file ini sama dengan sintaks alias
sistem, hanya di file ini lookup key dan tanda titik dua tidak
dipakai.
Non-existent users
Saat agen pengiriman lokal mendapati bahwa user yang seharusnya
menerima sebuah message tidak eksis, message itu biasanya dikembalikan
ke si pengirim ("user unknown"). Kadang kala, kita ingin mem-forward
mail bagi penerima-penerima yang tak eksis ke komputer yang lain.
Untuk ini, Anda dapat memberikan tujuan alternatif dengan parameter
konfigurasi luser_relay.
(dikosongkan) dalam file main.cf, jika tidak server SMTP
Postfix
akan menolak mail bagi account non-UNIX dengan pesan "User unknown
in local recipient table".
local_recipient_maps =
Up one level |
Basic Configuration | UCE
Controls | Rate Controls | Resource Controls | Address Manipulation