Postfix digunakan sebagai resident master server yang menjalankan Postfix daemon process on demand (sesuai permintaan): daemon process digunakan untuk mengirim atau menerima mail message di jaringan, juga digunakan untuk menyampaikan mail secara lokal, dll. Proses ini diciptakan sesuai jumlah yang bisa diatur/dikonfigurasi, dan bisa digunakan kembali sampai sekian kali sesuai dengan konfigurasi, dan hilang dengan sendirinya dalam batas waktu yang dapat di konfigurasi juga. Pendekatan ini secara drastis megurangi overhead penciptaan proses selain juga masih melakukan pembagian/pembatasan yang bagus pada proses yang berbeda.
Postfix diharapkan dapat menjadi pengganti Sendmail. Untuk alasan inilah Postfix mencoba dicocokkan dengan infrastrukur yang sudah ada. Bagaimanapun juga, banyak bagian pada system Postfix, seperti program local delivery, dapat dengan mudah diganti dengan menyunting pada sebuah file konfigurasi mirip dengan file konfigurasi inetd. Misalnya jika ingin menyediakan program local-delivery alternatif yang berjalan pada privilege rendah yang sudah ditentukan, untuk user POP/IMAP yang tidak pernah login ke shell dan bahkan mungkin tidak memiliki sebuah akun UNIX.
Sebagai hasilnya, Postfix dengan menggunakan arsitektur ini, sangat mudah untuk diminimumkan. Subsytem yang di non-aktifkan tidak dapat diexploit. Firewall tidak memerlukan local delivery. Pada workstation client, smtp listener dan subsystem local delivery dapat di matikan, atau client dapat me-mount direktori maildrop dari file server, tanpa menjalankan proses Postfix yang resident sama sekali.
Jumlah informasi yang dilewatkan antara proses Postfix dibatasi. Dalam banyak hal, informasi yang dilewatkan antar proses Postfix adalah hanya nama file queue dan sebuah daftar penerima atau beberapa status informasi. Begitu sebuah message email disimpan ke dalam file, akan tetap disimpan di sana sampai terbaca oleh program mail delivery.
Postfix melakukan pencegahan yang tetap untuk menghindari kehilangan informasi: semua data akan di flush dan fsync() sebelum menerima (sinyal) acknowledge, dan mengecek semua error pada system call. Gaya pemrograman seperti ini mungkin baru bagi semua orang, tapi saya yakinkan Anda bahwa yang seperti itu sudah jadi penggunaan standar selama bertahun-tahun di berbagai tempat.