# Berkas konfigurasi global Postfix. Berkas ini hanya memuat beberapa # parameter dari 300 lebih parameter yang ada. Untuk daftar lengkapnya, # lihat berkas sample-xxx.cf. # # Bentuk umum dari setiap baris adalah: paramater = nilai. Baris-baris # yang diawali oleh spasi kosong adalah lanjutan dari baris sebelumnya. # Sebuah nilai dapat berisikan referensi-referensi ke $nama atau ${nama} # lainnnya. # # CATATAN - JANGAN MENGUBAH PARAMETER LEBIH DARI 2-3 DALAM SUATU WAKTU, # DAN TES JIKA POSTFIX TETAP BERFUNGSI DENGAN BAIK SETELAH ADANYA # PERUBAHAN-PERUBAHAN TERSEBUT. # SOFT BOUNCE # # Parameter soft_bounce memberikan ruang lingkup yang terbatas dalam proses # uji coba. Ketika soft_bounce diaktifkan, mail akan tetap antri dimana # untuk keadaan lainnya akan bounce. Parameter ini menonaktifkan bounce- # bounce lokal yang muncul, dan mencegah server SMTP untuk menolak mail # secara permanen(dengan mengubah tanggapan 5xx menjadi tanggapan 4xx). # Bagaimanapun juga soft_bounce bukanlah obat bagi kesalahan-kesalahan # dalam penulisan ulang alamat ataupun kesalahan-kesalahan dalam # penjaluran mail. # #soft_bounce = no # INFORMASI LETAK DIREKTORI LOKAL # # Parameter queue_directory menentukan lokasi antrian milik Postfix. # Parameter ini juga sebagai tempat direktori root daemon Postfix # yang dijalankan dengan sistem chroot pada sistem-sistem UNIX yang berbeda. # queue_directory = /var/spool/postfix # Parameter command_directory menentukan lokasi semua perintah-perintah # postXXX. # command_directory = /usr/sbin # Parameter daemon_directory menentukan lokasi semua program daemon # Postfix (misalnya program-program yang terdaftar pada master.cf). # Direktori ini harus dimiliki oleh root. # daemon_directory = /usr/libexec/postfix # HAK KEPEMILIKAN ANTRIAN DAN PROSES # # Parameter mail_owner menentukan pemilik antrian Postfix dan sebagian # besar proses-proses daemon Postfix. Tentukan nama dari pengguna # YANG TIDAK BERBAGI ID USER DAN ID GRUP NYA DENGAN ACCOUNT DAN YANG # TIDAK MEMILIKI BERAKS_BERKAS ATAU PROSES LAIN DALAM SISTEM. Khususnya, # jangan memilih nobody atau daemon. TOLONG GUNAKAN PENGGUNA KHUSUS. # mail_owner = postfix # Parameter default_privs menentukan hak-hak default yang digunakan # oleh agen pengiriman lokal bagi pengiriman ke berkas atau perintah # eksternal. Hak-hak ini digunakan dalam keadaan absennya penerima # dalam konteks pengguna. JANGAN MENENTUKAN DENGAN PENGGUNA ISTIMEWA # ATAU PEMILIK POSTFIX. # #default_privs = nobody # HOST INTERNET DAN NAMA-NAMA DOMAIN # # Parameter myhostname menentukan nama host internet sistem mail yang # sedang digunakan. Defaultnya menggunakan fully-qualified domain name # yang didapatkan dari gethostname(). $myhostname digunakan sebagai nilai # default bagi parameter-parameter konfigurasi lainnya. # #myhostname = host.domain.tld #myhostname = virtual.domain.tld # Parameter mydomain menentukan nama domain internet lokal. Defaultnya # yang digunakan adalah $myhostname dikurangi komponen pertama. # $mydomain digunakan sebagai nilai default bagi parameter-parameter # konfigurasi lainnya. # #mydomain = domain.tld # MENGIRIM MAIL # # Parameter myorigin menentukan domain asal dari mail yang terkirim-secara- # lokal. Defaultnya adalah dengan menambahkan $myhostname, yang mana cocok # untuk situs kecil. Jika anda menjalankan sebuah domain pada banyak sistem, # anda harus (1) mengubah nilai ini ke $mydomain dan (2) menentukan # sebuah database alias keseluruhan-domain yang mengaliaskan setiap # pengguna ke pengguna@mailhost.pengguna.tersebut. # # Untuk menjaga kekonsistenan antara alamat pengirim dan alamat penerima, # myorigin juga menentukan nama domain default yang ditambahkan ke alamat # penerima yang tidak memiliki bagian @domain. # #myorigin = $myhostname #myorigin = $mydomain # MENERIMA MAIL # # Parameter inet_interfaces menentukan alamat-alamat antar muka # jaringan sistem mail ini dalam penerimaan mailnya. Defaultnya, # perangkat lunak mengakui semua antar muka pada sistem. Parameter # ini juga mengontrol pengiriman mail ke pengguna@[alamat.ip]. # # Lihat juga parameter proxy_interfaces, bagi alamat-alamat jaringan # yang diarahkan ke kita melalui sebuah proxy atau penerjemah alamat # jaringan. # #Catatan: Anda harus stop/start Postfix ketika mengubah parameter #ini. # #inet_interfaces = all #inet_interfaces = $myhostname #inet_interfaces = $myhostname, localhost # Parameter proxy_interfaces menentukan alamat-alamat antar muka # jaringan sistem mail ini dalam penerimaan mail melalui sebuah proxy # atau unit penerjemah alamat-alamat jaringan. Parameter ini # memperluas daftar alamat yang ditentukan dengan parameter # inet_interfaces # # Anda harus menentukan alamat-alamat proxy/NAT anda ketika sistem # adalah host MX cadangan bagi domain-domain lainnya, bila tidak, # akan terjadi pengiriman mail yang berputar tiada henti ketika # host MX utama sedang tidak aktif. # #proxy_interfaces = #proxy_interfaces = 1.2.3.4 # Domain-domain ini dijalurkan ke agen pengiriman yang telah ditentukan # dengan setting parameter local_transport. Defaultnya, adalah agen-agen # pengiriman yang kompatibel dengan UNIX yang mengecek dengan seksama # semua penerima yang terdaftar dalam /etc/passwd dan /etc/aliases # atau ekivalennya. # # Defaultnya adalah $myhostname + localhost.$mydomain. Pada sebuah # domain gateway mail, anda juga harus menyertakan $mydomain. # # Jangan menentukan nama-nama domain virtual - domain-domain tersebut # ditentukan oleh parameter lain (lihat sample-virtual.cf). # # Jangan menentukan nama-nama domain yang oleh mesin ini dijadikan # sebagai host MX cadangan. Tentukan nama-nama domain tersebut lewat # parameter relay_domains untuk server SMTP, atau gunakan # permit_mx_backup jika anda malas melakukannya (lihat sample-smtpd.cf). # # Mesin lokal selalu menjadi tujuan akhir bagi mail yang dialamatkan ke # pengguna@[alamat.jaringan.anda] dari antar muka jaringan # sistem yang menerima mail (lihat parameter inet_interfaces) # Tentukan sebuah daftar yang berisikan nama-nama host atau nama-nama # domain, /berkas/nama atau tuliskan dengan bentuk tipe:tabel, yang # dipisahkan oleh koma dan/atau spasi kosong. Sebuah pola /berkas/nama # digantikan oleh isinya; bentuk tipe:tabel akan cocok ketika semua # nama cocok dengan nilai kunci pencarian (sisi tangan-sebelah-kanan # diabaikan). Melanjutkan baris-baris panjang dengan mengawali baris # selanjutnya dengan spasi kosong. # # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # JANGAN MEMASUKKAN DAFTAR TUJUAN RELAY KE DALAM MYDESTINATION. # # Lihat juga petunjuk dibawah, bagian "MENOLAK MAIL BAGI PARA PENGGUNA # LOKAL YANG TIDAK DIKENAL". # #mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain #mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain, $mydomain, # mail.$mydomain, www.$mydomain, ftp.$mydomain # MENOLAK MAIL BAGI PARA PENGGUNA LOKAL YANG TIDAK DIKENAL # # Parameter local_recipient_maps menentukan secara opsional # tabel-tabel pencarian dengan semua nama pengguna atau alamat-alamat # pengguna lokal dengan acuan kepada $mydestination dan $inet_interfaces. # # Jika parameter ini tidak ditentukan, maka server SMTP akan menolak # mail yang ditujukan bagi pengguna lokal yang tidak dikenal. # Secara default, parameter ini telah ditentukan sebelumnya. # # Untuk menonaktifkan pengecekan server SMTP bagi para penerima lokal, # tentukan local_recipient_maps = (yaitu dibiarkan kosong). # # Nilai setting default mengasumsikan bahwa anda menggunakan # agen pengiriman lokal Postfix bagi tujuan pengiriman secara lokal. # Anda harus memperbaharui pengaturan local_recipient_maps jika: # # - Anda menentukan domain para penerima $mydestination dalam berkas- # berkas selain daripada berkas /etc/passwd, /etc/aliases, atau berkas # $virtual_alias_maps. Contoh, anda menentukan domain para penerima # $mydestinantion di dalam berkas $virtual_mailbox_maps. # # - Anda nenentukan ulang agen pengiriman lokal di berkas master.cf. # # - Anda menentukan ulang setting "local_transport" pada main.cf # # - Anda menggunakan fitur agen pengiriman lokal Postfix "luser_relay", # "mailbox_transport", "fallback_transport" (lihat sample-local.cf). # # Detailnya akan dijelaskan pada berkas LOCAL_RECIPIENT_README. # # Hati-hati: jika server SMTP Postfix dijalankan dengan sistem chroot # mungkin anda harus mengakses berkas passwd melalui jasa proxymap, # agar dapat mengatasi pembatasan-pembatasan sistem chroot. Cara # alternatif, dengan memiliki sebuah salinan berkas passwd # sistem anda didalam lingkungan chroot adalah tidak praktis. # # Sisi tangan-kanan dari tabel-tabel pencarian akan diabaikan. Sisi # tangan-kiri dari tabel pencarian, menentukan nama pengguna, sebuah # karakter bebas pada @domain.tld, atau dengan menentukan sebuah alamat # pengguna@domain.tld. # #local_recipient_maps = unix:passwd.byname $alias_maps #local_recipient_maps = proxy:unix:passwd.byname $alias_maps #local_recipient_maps = # Parameter unknown_local_recipient_reject_code menentukan kode # tanggapan server SMTP ketika sebuah domain penerima cocok dengan # $mydestination atau $inet_interfaces, sementara # $local_recipient_maps tidak kosong dan alamat penerima atau # alamat bagian-lokal penerima tidak ditemukan. # # Default setting adalah 550 (reject mail) tetapi akan lebih aman # untuk memulainya dengan 450 (try again later) sampai anda yakin # bahwa setting local_recipient_maps telah benar. # #unknown_local_recipient_reject_code = 550 unknown_local_recipient_reject_code = 450 # KONTROL KEPERCAYAAN DAN RELAY # # Parameter mynetworks menentukan daftar klien-klien SMTP yang # "dipercaya" yang memiliki hak yang lebih banyak daripada # "sistem asing". # # Untuk keadaan tertentu, klien-klien SMTP yang "dipercaya" akan # diperbolehkan untuk me-relay mail melalui Postfix. Lihat parameter # smtpd_recipient_restrictions pada berkas sample-smtpd.cf. # # Anda dapat menentukan daftar alamat-alamat jaringan yang bisa # "dipercaya" secara manual atau anda dapat dengan membiarkan # Postfix melakukannya untuk anda (yaitu defaultnya). # # Secara default, (mynetworks_style = subnet), Postfix "mempercayai" # klien-klien SMTP bila ber-IP subjaringan sama seperti mesin lokal. # Pada Linux, parameter ini hanya bekerja dengan benar pada antar muka # yang telah ditentukan dengan perintah "ifconfig". # # Menentukan "mynetworks_style = class" hanya diperbolehkan bila # Postfix seharusnya mempercayai klien-klien SMTP yang memiliki IP # class A/B/C sama dengan IP mesin lokal. Jangan melakukan hal ini pada # situs yang menggunakan cara dial-up - akan menyebabkan Postfix # "mempercayai" seluruh jaringan penyedia ISP anda. Sebaliknya, tentukan # secara spesifik daftar mynetworks secara manual, seperti dijelaskan # di bawah ini. # # Tentukan "mynetworks_style = host" ketika Postfix seharusnya hanya # "mempercayai" mesin lokal. # #mynetworks_style = class #mynetworks_style = subnet #mynetworks_style = host # Cara alternatifnya, anda dapat menentukan daftar mynetworks secara # manual, dalam kasus Postfix mengabaikan setting mynetworks_style. # # Tentukan secara eksplisit daftar pola-pola jaringan/netmask, dimana # mask menentukan jumlah bit dalam bagian jaringan dari suatu alamat # host # # Anda juga bisa menentukan letak direktori absolut dari berkas berpola # dan bukannya memasukkan daftar pola-pola tersebut disini. Tentukan # tipe:tabel bagi pencarian berbasiskan-tabel (nilai yang terleyak di # sebelah tangan-kanan tidak digunakan). # #mynetworks = 168.100.189.0/28, 127.0.0.0/8 #mynetworks = $config_directory/mynetworks #mynetworks = hash:/etc/postfix/network_table # Parameter relay_domains membatasi tujuan relay mail dari sistem ini. # Untuk informasi lebih lanjut, lihat pembatasan smtpd_recipient_restrictions # pada berkas sample-smtpd.cf # # Secara default Postfix me-relay mail # - dari klien-klien "terpercaya" (alamat IP cocok dengan $mynetworks) # ke semua tujuan # - dari "klien-klien "tak dipercayai" ke tujuan-tujuan yang cocok # dengan $relay_domains atau subdomain-subdomain, kecuali alamat- # alamat yang telah ditentukan terlebih dahulu penjalurannya sesuai # dengan pengirimnya. # Nilai default relay-domains adalah $mydestinantion. # # Sebagai tambahan bagi penjelasan diatas, server SMTP Postfix secara # default menerima mail yaitu Postfix menjadi tujuan akhir bagi: # - tujuan-tujuan yang cocok dengan $inet_interfaces, # - tujuan-tujuan yang cocok dengan $mydestination, # - tujuan-tujuan yang cocok dengan $virtual_alias_domains, # - tujuan-tujuan yang cocok dengan $virtual_mailbox_domains. # Tujuan-tujuan ini tidak perlu dimasukkan dalam daftar $relay_domains. # # Tentukan sebuah daftar bagi host-host atau domain-domain, pola # /berkas/nama atau tabel pencarian tipe:tabel, dipisahkan oleh koma # dan/atau spasi kosong. Lanjutkan baris-baris panjang dengan menambahkan # spasi kosong ke baris berikutnya. Sebuah nama berkas digantikan oleh # isinya. Sebuah tabel tipe:tabel cocok ketika sebuah domain (induknya) # terlihat sebagai nilai kunci pencarian. # # CATATAN: Postfix tidak otomatis mengarahkan mail bagi domain # yang memasukkan sistem ini ke dalam daftar host MX utama # atau host MX cadangannya. Lihat pembatasan permit_mx_backup pada # berkas sample-smtpd.cf. # #relay_domains = $mydestination # INTERNET OR INTRANET # Parameter relayhost menentukan host default untuk mengirimkan mail # ketika tidak ada nilai yang cocok dengan tabel opsional transport(5). # Ketika tidak ada relayhost yang diberikan, mail akan diarahkan # secara langsung ke tujuan. # # Di sebuah intranet, tentukan nama domain organisasi. Jika DNS internal # anda tidak menggunakan catatan MX, maka tentukan nama host gateway. # # Dalam hal SMTP, tentukan sebuah domain, host, host:port, [host]:port, # [alamat] atau [alamat]:port; adanya [host] akan menonaktifkan # pencarian MX # # Jika anda terhubung melalui UUCP, lihat juga parameter default_transport # #relayhost = $mydomain #relayhost = gateway.domain.ku #relayhost = uucphost #relayhost = [sebuah.alamat.ip] # MENOLAK PENGGUNA RELAY YANG TIDAK DIKENAL # # Parameter relay_recipient_maps secara opsional menentukan tabel pencarian # dengan semua alamat pada domain yang cocok dengan $relay_domains. # # Jika parameter ini diisi, maka server SMTP akan menolak mail dari # pengguna relay yang tidak dikenal. Fitur ini secara default # dinonaktifkan. # # Sisi tangan-kanan dari tabel-tabel pencarian biasanya diabaikan. # Pada sisi tangan-kiri, tentukan sebuah karakter bebas dari @domain.tld, # atau tentukan sebuah alamat pengguna@domain.tld. # #relay_recipient_maps = hash:/etc/postfix/relay_recipients # KONTROL TINGKAT MASUKAN # # Parameter in_flow_delay mengimplementasikan kontrol laju tingkat # masukan mail. Fitur ini secara default diaktifkan, meskipun kontrol # tersebut masih membutuhkan pengembangan lebih lanjut (pada SCO UNIX # dinonaktifkan karena adanya bug pada SCO). # # Sebuah proses Postfix akan berhenti selama $in_flow_delay detik # sebelum menerima sebuah mail baru, ketika tingkat kedatangan mail # melebihi tingkat pengiriman mail. Dengan batas proses server SMTP # default sebesar 100, maka akan membatasi laju mail masuk sebanyak # 100 mail per detik lebih dari jumlah mail yang dikirimkan per detik. # # Dengan nilai 0 akan menonaktifkan fitur ini. Nilai yang dapat diterima # adalah 0..10. # #in_flow_delay = 1s # PENULISAN ULANG ALAMAT # # Masukkan teks dari sample-rewrite.cf jika anda ingin melakukan # address masquerading. # # Masukkan teks dari sample-canonical.cf jika anda ingin melakukan # penulisan ulang alamat, atau jika anda ingin memetakan # pengguna->NamaDepan.namaAkhir. # PENGARAHAN ALAMAT (VIRTUAL DOMAIN) # # Masukkan teks dari sample-virtual.cf jika anda ingin dukungan dari # virtual domain. # PESAN BOUNCE "USER HAS MOVED" # # Masukkan teks dari sample-relocated.cf jika anda ingin pesan dengan # jenis "user has moved". Cara alternatif, anda bisa bounce pengguna # dengan sebuah tabel akses server SMTP. Lihat sample-smtpd.cf. # TRANSPORT MAP # Masukkan teks dari sample-transport.cf jika secara eksplisit anda # ingin melakukan penjaluran. # DATABASE ALIAS # Parameter alias_maps menentukan daftar database alias yang digunakan # oleh agen pengiriman lokal. Nilai default bergantung dari sistem. # # Pada sistem yang menggunakan NIS, nilai defaultnya adalah dengan # mencari database alias lokal, kemudian database alias milik NIS. # Lihat aliases(5) untuk mengetahui sinstaksnya secara detail. # Jika anda mengubah database alias, jalankan "postalias /etc/aliases" # (atau sesuai dengan letak pada sistem anda), atau jalankan saja # "newaliases" untuk membuat berkas DBM atau DB yang diperlukan. # # Membuthkan sekitar satu menit atau lebih sebelum perubahannya # terlihat. Gunakan "postfix reload" untuk menghilangkan waktu tunda. # #alias_maps = dbm:/etc/aliases #alias_maps = hash:/etc/aliases #alias_maps = hash:/etc/aliases, nis:mail.aliases #alias_maps = netinfo:/eliases # Parameter alias_database menentukan database-database alias # yang dibentuk dengan "newaliases" atau "sendmail -bi". Parameter # alias_database ini merupakan parameter konfigurasi yang terpisah, # karena alias_maps (lihat diatas) mungkin akan menentukan tabel-tabel # yang tidak semuanya dibawah kontrol Postfix. # #alias_database = dbm:/etc/aliases #alias_database = dbm:/etc/mail/alaises #alais_database = hash:/etc/aliases #alias_database = hash:/etc/aliases, hash:/opt/majordomo/aliases # EKSTENSI-EKSTENSI BAGI ALAMAT (misalnya pengguna+foo) # # Parameter recipient_delimiter menentukan pemisah diantara # nama pengguna dan ekstensi alamat (pengguna+foo). Lihat # control(5), local(8), relocated(5), dan virtual(5) untuk melihat # akibat yang timbul bagi aliases, canonical, virtual, relocated dan # pencarian berkas .forward. Secara prinsip, perangkat lunak mencoba # pengguna+foo dan .forward+foo sebelum mencoba pengguna dan .forward. # #recipient_delimiter = + # PENGIRIMAN KE MAILBOX # Parameter home_mailbox menentukan letak opsional dari sebuah # berkas mailbox relatif dengan direktori pengguna. Default # berkas mailbox adalah /var/spool/mail/pengguna atau # /var/mail/pengguna. Tentukan "Maildir/" bagi pengiriman # bergaya-qmail (tanda / dibutuhkan). # #home_mailbox = Mailbox #home_mailbox = Maildir/ # Parameter mail_spool_directory menentukan direktori mailbox yang # disimpan mengikuti ciri-UNIX. Nilai defaultnya bergantung pada # tipe sistem # #mail_spool_directory = /var/mail #mail_spool_directory = /var/spool/mail # Parameter mailbox_command menentukan secara opsional perintah # eksternal yang digunakan, dan bukannya pengiriman mailbox. Perintah # tersebut dijalankan bagi penerima yang memiliki setting environment # HOME, SHELL dan LOGNAME yang benar. Pengecualian: pengiriman bagi # root dilakukan sebagai $default_user. # # Variabel enviroment lain yang perlu diperhatikan juga: USER # (nama penerima), EXTENSION (ekstensi alamat), DOMAIN (alamat # domain), dan LOCAL (alamat bagian lokal). # # Tidak seperti parameter-parameter Postfix lainnya, parameter # mailbox_command tidak ditujukan sebagai pengganti parameter # $parameter. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam penentuan # sintaks shell (lihat contoh dibawah). # # Hindari pemakaian karakter-karakter meta shell karena karakter- # karakter tersebut akan memaksa Postfix menjalankan proses yang # memakan banyak sumber daya. Adanya Procmail saja sudah # menghabiskan banyak sumber daya. # # JIKA ANDA MENGGUNAKAN PARAMETER INI UNTUK MENGIRIMKAN MAIL # BAGI SELURUH SISTEM, ANDA HARUS MENENTUKAN SEBUAH ALIAS # YANG AKAN MENGARAHKAN MAIL YANG DITUJUKAN KEPADA ROOT, DIKIRIMKAN # KEPADA PENGGUNA SEBENARNYA. # #mailbox_command = /letak/dari/procmail #mailbox_command = /letak/dari/procmail -a "$EXTENSION" # Parameter mailbox_transport menentukan transport opsional pada master.cf # untuk digunakan setelah memproses berkas aliases .forward. Parameter ini # dijalankan lebih dahulu daripada parameter-parameter mailbox_command, # fallback_transport dan luser_relay. # # Tentukan susunan parameter dalam bentuk transport:nexthop, dimana # transport adalah nama transport pengiriman mail yang telah didefinisikan # pada master.cf. Sedangkan :nexthop opsional. Untuk informasi lebih # detail lihat contoh pada berkas konfigurasi transport. # # CATATAN: Jika anda menggunakan fitur ini untuk pengguna yang tidak # terdaftar pada berkas password UNIX, maka anda harus memperbaharui # setting "local_recipient_maps" pada berkas main.cf, bila tidak maka # server SMTP akan menolak mail dengan pesan "User unknown in local # recipient table". #mailbox_tansport = lmtp:unix:/berkas/nama #mailbox_transport = cyrus # Parameter fallback_transport secara opsional menentukan transport # yang berada pada master.cf yang digunakan bagi para penerima # yang tidak ditemukan pada database passwd UNIX. Parameter ini # dijalankan lebih dahulu daripada parameter luser_relay. # # Tentukan dalam bentuk transport:nexthop dimana transport adalah # nama transport pengiriman mail yang didefinisikan pada master.cf # Bagian :nexthop opsional. Untuk informasi lebih lanjut lihat # contoh berkas konfigurasi transport. # # CATATAN: jika anda menggunakan fitur ini bagi pengguna yang tidak # terdaftar pada berkas password UNIX, maka anda harus memperbaharui # setting "local_recipient_maps" pada berkas main.cf, bila tidak maka # server SMTP akan menolak mail tersebut dengan pesan "User unknown in # local recipient table". # #fallback_transport = lmtp:unix:/berkas/nama #fallback_transport = cyrus #fallback_transport = # Parameter luser_relay secara opsional menentukan alamat tujuan bagi # para penerima yang tidak dikenal. Secara default, mail bagi # tidak_dikenal@tujuan dan tidak_dikenal@[@inet_interfaces] akan # dijawab sebagai undeliverable. # # Pengembangan berikutnya dilaksanakan pada luser_relay: $user # (nama penerima), $shell (shell milik penerima), $home (direktori # penerima), $recipient (alamat lengkap penerima), $extension # (ekstensi alamat penerima), $domain (domain penerima), $local # (keseluruhan bagian lokal penerima), $recipient_delimiter. # Tentukan ${name?nilai} atau ${name:nilai} untuk memperluas # nilai hanya ketika $name (tidak) ada. # # luser_relay hanya bekerja bagi agen pengiriman lokal Postfix default. # CATATAN: jika anda menggunakan fitur ini bagi para pengguna yang # tidak terdaftar dalam database password UNIX, maka anda harus # menentukan "local_recipient_maps =" (misalnya kosong) pada # berkas main.cf, bila tidak maka server SMTP akan menolak mail # bagi pengguna yang tidak terdaftar dengan pesan "User unknown in # local recipient table". # #luser_relay = $user@host.lain #luser_relay = $local@host.lain #luser_relay = admin+$local # KONTROL JUNK MAIL # # Parameter-parameter kontrol yang terdaftar disini hanyalah sebagian # kecil saja. Lihat berkas sample-smtpd.cf untuk daftar yang lebih # rinci tentang kontrol-kontrol anti-UCE. # Parameter header_checks menentukan secara opsional tabel dengan pola # bahwa setiap header mail secara logika dicocokkan, termasuk header- # header yang terdiri dari banyak baris. # # Secara default, pola-pola ini juga diterapkan pada headers MIME dan # header mail attachment. Pada Postfix dengan versi yang lebih tua, MIME # dan header mail attachment diperlakukan sebagai tubuh pesan. # # Untuk detailnya, lihat berkas sample-filter.cf. # #header_checks = regexp:/etc/postfix/header_checks # SERVICE ETRN CEPAT # # Postfix meemelihara informasi berkas log mail-mail yang tertunda, # sehingga mail dapat dibersihkan dengan cepat dengan perintah SMTP # "ETRN domain.tld" atau dengan mengekseskusi "sendmail -qRdomain.tld". # # Secara default, Postfix memelihara informasi berkas log mail yang # tertunda hanya untuk tujuan-tujuan yang boleh direlay oleh # Postfix (seperti yang didefinisikan pada parameter relay_domains). # Untuk tujuan-tujuan yang lain, Postfix berusaha untuk mengirimkan # SEMUA mail yang sedang antri setelah menerima perintah SMTP "ETRN # domain.tld" atau setelah mengeksekusi "sendmail -qRdomain.tld". # Proses ini dapat mengakibatkan kelambatan ketika terdapat banyak mail # yang sedang berada dalam antrian. # # Parameter fast_flush_domains mengontrol tujuan yang dapat dipilih # oleh service "fast ETRN/sendmail -qR". # #fast_flush_domains = $relay_domains #fast_flush_domains = # VERSI SOFTWARE DIPERLIHATKAN ATAU TIDAK DIPERLIHATKAN # # Parameter smtpd_banner menentukan teks yang mengikuti kode 220 # pada tulisan sambutan server SMTP. Beberapa orang ingin melihat # iklan mail bersama versinya. Secara default, Postfix tidak menunjukkan # versi yang digunakan. # # Anda HARUS menentukan $myhostname pada awal teks. Ini merupakan # kebutuhan RFC. Postfix sendiri tidak peduli. # #smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name #smtpd_banner = $myhostname ESMTP $mail_name ($mail_version) # PENGIRIMAN SECARA PARAREL KE TUJUAN YANG SAMA # # Berapa banyak pengiriman kepada para pengguna atau domain yang sama? # Dengan pengiriman secara lokal, tidak beralasan untuk megirimkan mail # secara paralel kepada pengguna yang sama secara besar-besaran, # karena pembaharuan mailbox harus dilakukan secara sekuensial # dan sumber daya pipeline yang besar pada berkas .forward dapat # menyebabkan bencana ketika terlalu banyak proses yang berjalan # dalam satu waktu. Dengan pengiriman SMTP, 10 koneksi secara simultan # ke domain yang sama cukup untuk menimbulkan kecurigaan. # # Setiap transport pengiriman pesan memiliki batas # XXX_destination_concurrency tersendiri. Default bagi kebanyakan # transport pengiriman adalah $default_destination_concurrency. # Untuk lokal, defaultnya adalah 2. # #local_destination_concurrency_limit = 2 #default_destination_concurrency_limit = 20 # KONTROL DEBUGGING # # Parameter debug_peer_level menentukan kenaikan tingkatan pembuatan # log yang memberikan keterangan lebih banyak ketika sebuah klien # SMTP atau nama host server atau alamat cocok dengan sebuah pola # dalam parameter debug_peer_list. # debug_peer_level = 2 # Parameter debug_peer_list secara opsional menentukan daftar pola # domain atau jaringan, pola /berkas/nama atau tabel tipe:nama. # Ketika sebuah klien SMTP atau nama host server atau alamat # cocok dengan sebuah pola, maka akan menaikkan tingkat keterangan # pembuatan log dengan jumlah yang sesuai dengan isi parameter # debug_peer_level. # #debug_peer_list = 127.0.0.1 #debug_peer_list = domain.tertentu # Parameter debugger_command menentukan perintah eksternal yang # akan dijalankan ketika sebuah program daemon Postfix dijalankan # dengan pilihan -D. # # Gunakan "command .. & sleep 5" sehingga debugger dapat terpasang # sebelum proses berjalan. Jika anda menggunakan debugger berbasis X # yakinlah untuk menetapkan variabel environment XAUTHORITY # sebelum menjalankan Postfix. # debugger_command = PATH=/bin:/usr/bin:/usr/local/bin:/usr/X11R6/bin xxgdb $daemon_directory/$process_name $process_id & sleep 5 # Jika anda tidak memiliki X pada mesin yang menjalankan Postfix # cobalah: # debugger_command = # PATH=/bin:/usr/bin:/usr/local/bin; export PATH; (echo cont; # echo where) | gdb $daemon_directory/$process_name $process_id 2>&1 # >$config_directory/$process_name.$process_id.log & sleep 5 # INFORMASI KONFIGURASI SAAT INSTALASI # # Parameter-parameter berikut digunakan saat instalasi sistem Postfix # baru. # # sendmail_path: Letak direktori secara lengkap dari perintah # sendmail milik Postfix. Antar muka ini kompatibel dengan pengiriman # mail milik Sendmail. # sendmail_path = # newaliases_path: Letak direktori secara lengkap perintah newaliases # milik Postfix. Perintah untuk membuat database alias ini # kompatibel dengan perintah pada Sendmail newaliases_path = # mailq_path: Letak direktori secara lengkap perintah mailq milik # Postfix. Perintah untuk melihat daftar mail yang sedang antri ini # kompatibel dengan perintah pada Sendmail. mailq_path = # setgid_group: Nama grup bagi perintah permintaan mail dan manajemen # antrian mail. Nilai pada parameter tersebut haruslah ID grup numerik # yang tidak sama dengan pengguna lain, bahkan juga tidak sama dengan # Postfix. setgid_group = # manpage_directory: Lokasi halaman manual on-line Postfix. # manpage_directory = # sample_directory: Lokasi berkas-berkas contoh konfigurasi Postfix. # sample_directory = # readme_directory: Lokasi berkas-berkas README Postfix. # readme_directory =